Oknum PNS berinisial KM diduga telah mengelabui warga untuk melakukan Perekrutan masuk Investasi bodong kepada warga di Kecamatan Muara Gembong, Kabupten Bekasi, karena masuk Investasi tersebut bisa mendapatkan keuntungan dan juga masa depan, serta memiliki prospek bagus untuk menamakan Saham dalam Investasi melalui Aplikasi OpalPX.
Menurut Narasumber yang namanya minta dilindungi mengatakan, bawah awalnya Saya ditawarkan Saudara Saya yang bekerja di Kecamatan bagian Pelayanan untuk bergabung masuk Investasi untuk menanamkan Saham melalui Aplikasi OpalPX, dan Saya tertarik Saya memberikan Uang Cash sebesar Rp,1800.000 Ribu kepada KM," kata Narasumber.
Narasumber menjelaskan, bahwa didalam Investasi tersebut ada Camat sebagai Koordinator yang memerintahkan Staf Kecamatan untuk melakukan Perekrutan kepada warga Muara Gembong bergabung masuk Investasi melalui Aplikasi OpalPX, namun dengan adanya Investasi tersebut maka Puluh orang ikut masuk Investasi melalui Aplikasi OpalPX, karena Masyarakat mendengar ada Camat didalam ikut melakukan Investasi melalui Aplikasi OpalPX sehingga kami Masyarakat Muara Gembong tertarik, karena ada Pejabat diindikasikan ikut didalam yang melakukan Perekrutan Investasi melalui Aplikasi OpalPX," jelas Narasumber,(3/3/2026).
Narasunber memaparkan, Saya di diiming-imingi Saudara Kamal agar Saya mengikuti Investasi Saham melalui Aplikasi OpalPX sebesar Rp,1.800.000, dan Saya akan mendapatkan Bunga sebesar Satu Dolar kisaran 16.000 Rupiah atau 8000 Dolar kjika Dua Kali Trading dalam Satu Hari selama Dua Kali mulai dari Siang dan Malam, Saya bisa mendapatkan Total Uang Keuntungan dari OpalPX sebesar 33.000.Dolar sampai 600.Dolar/ Rupiah, namun kenyataannya Saya bukan Untung malah Saya Rugi Tertipu, boro - boro Satu Dolar, malah Saya di Tipu," papar Narasumber.
"Bahwa Aplikasi OpalPX tesebut sampai saat ini tidak bisa di buka dan juga tidak berfungsi lagi sehingga kami warga Masyarakat Muara Gembong tertipu oleh Oknum Camat dan Staf yang mengajak kami untuk bergabung masuk Investasi melalui Aplikasi OpalPX Bodong, dan kami dimasukan dalam Group WhatsApp yang diketuai oleh Camat dan KM didalam Group WhatsApp tersebut sebagai Admin dan Puluhan orang ikut bergabung di masukan ke dalam Group WhatsApp," papar Narasumber.
( Narsum / Red )

.jpg)