Notification

×

Iklan

Iklan

 


MENGENAL HAJI DJOLE SOSOK PEJUANG ASAL BEKASI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Agustus 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-14T17:41:28Z

Bekasi - radarberitanasional.com

Haji Djole merupakan sosok dari Keluarga Kaya dan berpengaruh di Bekasi, belaiu bernama Sa'adah Bin Haji Sulaeman yang di panggil akrab Eman, dan beliau lahir di Kampung Sepatan, Distrik Bekasi pada Tahun 1905. 


Menurut Sejarawan Bekasi, Endra Kusnawan, dalam bukunya yang Berjudul "Pejuang Bekasi Era Perang Revolusi" menyebut rumah orang tua Haji Djole adalah merupakan tempat para berkumpulnya para Pejuang di Daerah tersebut. 


Sedangkan Haji Djole sendiri bergerak di Daerah Bekasi, dan Haji Djole punya Kakak bernama Haji Saadih Pardia, bahwa Haji Saadih Pardia sendiri pernah menjabat sebagai Camat Setu, Pebayuran, dan Cibitung, diantara Cucu Haji Saadih Pardia adalah Haji Akhmad Zurfaih yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bekasi pada Periode Tahun 2003 - 2008. 


Karena Haji Djole merupakan sosok yang diperhitungkan oleh Belanda, dan namanya bersama Haji Saadih Pardia masuk dalam data Intelijen pada Tanggal 26 Januari 1946, bahwa Haji Djole banyak membunuh Tentara Inggris dan Belanda bermarkas di Bekasi. 


Haji Djole sangat berpengaruh hingga ke Daerah Pekayon, Teluk Pucung, dan Karang Congok, dan pada Tanggal 7 Maret 1946, Haji Djole dilaporkan merupakan Tangan Kanan Pak Matjan (Cibarusah) yang merupakan bagian dari kelompok Haji Darip di Klender, bahwa mereka telah melakukan aksi teror terhadap Inggris dan Belanda di wilayah Bekasi dan sekitarnya.


Belanda kerap menyebutnya sebagai Perampok atau Teroris, tetapi bagi Masyarakat Bekasi mereka adalah Pahlawan. Saat Abdul Haris Nasution membentuk Partai IP-KI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) pada Tanggal 20 Mei 1954 di Bekasi, turut hadir cabangnya, karena kehadiran IP-KI di Bekasi cukup terasa pengaruhnya dan melesat yang diisi oleh Mantan Pejuang dari Laskar maupun Pejuang dari Tentara, karena mereka adalah merupakan Tokoh yang berpengaruh di Masyarakat didalam Pengurus Cabang IP-KI di Bekasi, diantaranya diisi oleh M. Husein Kamaly, Hadji Djole Sulaeman, M. Nausan, dan juga Lukas Kustaryo. 


Sumber dari Buku "Pejuang Bekasi Era Perang Revolusi" Endra Kusnawan. Komunitas Historika Bekasi.


×
Berita Terbaru Update